Otoritas Palestina rekrut anggota keamanan baru untuk Gaza

Otoritas Palestina rekrut anggota keamanan baru untuk Gaza

- in palestina
11
0

Tepi Barat, SPNA – Anggota Komite Pusat Fatah, Hussein Sheikh, mengatakan bahwa Abbas telah menandatangani persetujuan perekrutan guna restrukturisasi keamanan di Jalur Gaza. Terkait dengan hal tersebut, sejumlah pejabat keamanan Tepi Barat akan pergi ke Gaza dalam beberapa hari mendatang untuk mengawasi struktur dinas keamanan di sana.

“Kami menginginkan sebuah institusi yang berkomitmen pada hukum dasar Palestina, dan doktrinnya adalah untuk melindungi proyek nasional dan program politik legitimasi Palestina,” tambahnya.

Keputusan tersebut dikeluarkan menjelang pertemuan dengan sejumlah pejabat keamanan dari Tepi Barta dan Jalur Gaza. Beberapa sumber mengatakan kepada media al-Awsat bahwa keputusan presiden tersebut akan memerlukan “pembangunan kembali dinas keamanan dan menyingkirkan beban apapun.”

“Keputusan tersebut dibuat dengan berkoordinasi dengan pihak Mesir. Mereka telah diberitahu tentang hal tersebut,” sumber tersebut menambahkan.

Dikatakan pula bahwa sejumlah besar personil militer Otoritas Palestina akan memasuki masa pensiun.

“Ini juga mungkin berlaku bagi militer Hamas, dan sisanya akan dipilih untuk mejadi inti pasukan baru di Gaza,” sumber-sumber tersebut menjelaskan.

Otoritas berencana akan merekrut sekitar 5,000 anggota baru di Jalur Gaza. Mereka yang mengajukan permohonan haruslah orang Palestina dan memegang identitas Palestina yang berusia 18 hingga 22 tahun, berpenampilan baik, lulus pemeriksaan kesehatan awal, tidak memiliki masalah disiplin pada tempat ia bekerja sebelumnya.

Hamas dan faksi Palestina yang lain mengumpulkan ribuan orang bersenjata di Gaza. Perihal senjata kelompok ini tidak dibahas dalam dialog di Kairo. Hanya disepakati bahwa perdamaian dan perang akan didasarkan pada keputusan bersama dan senjata tetap berada di tempat penyimpanan untuk digunakan bila dibutuhkan.

(T.RA/S: Gaza Post)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Netanyahu: Israel dan Mesir bersama hadapi “teror Islam radikal”

Netanyahu: Israel dan Mesir bersama hadapi “teror Islam